Header Ads

Pembagian 1,200 Ribu Kartu Sehat Bekasi untuk Warga Jakasampurna

KOTA  BEKASI  –  WAJAH EKASI ,Sebagai komitmenya  dalam menjalankan roda pemerintahan  untuk  membantu  masyarakat kurang mampu, Walikota  Bekasi , Rahmat Effendi  memberikan amanah melalui  Ketua  Bidang  Kesehatan  DPD Golkar, Hj. Wiwiek Hilwiyah Arief   kembali membagikan  Kartu Sehat  Bekasi (KSB) untuk warga Rw 01, Kelurahan Jakasampurna, Kecamatan Bekasi Barat.

“Terakhir  saya  mengeluarkan 160 ribu  Kartu Sehat  untuk warga , dan kemarin  saya  meminta kepada  Dinas  kesehatan  agar dibuatkan KSB yang baru untuk warga Kota Bekasi yang belum mendapatkan kartu sehat untuk berobat,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi  menyampaikan , Senin (02/08).

Untuk kali ini, Pepen sapaan akrapnya ini lebih waspada akan membuat KSB, pasalnya,  belum  lama  ditemukan  kartu  BPJS palsu. Maka dari itu, Pemerintah Kota Bekasi  meminta kepada Dinas kesehatan agar mengeluarkan KSB sesuai   NIK.
“Tujuan utamanya, kita ingin  mempermudah masyarakat yang kurang beruntung  yang ingin berobat. Jika ibuatkan KSB  berdasarkan NIK, maka identitas pun  sudah jelas, dan  masyarakat tidak  perlu  khawatir  lagi akan ditolak  rumah sakit,” paparnya.
Demikian disampaikan  Ketua  Bidang  Kesehatan  DPD Golkar Kota Bekasi, Hj.Wiwiek Hilwiyah Arief , KSB tersebut  merupakan  program  Pemkot  Bekasi  yang sudah berjalan selama selama tiga tahun ini, sudah mengeluarkan ribuan kSB.

“Apa yang disampaikan Bapak Walikota Bekasi terkait  KSB ini,  masyarakat   yang ingin berobat ke RS tidak perlu khawatir lagi  dalam pembayaran. Warga cukup membawa KTP, KK, kartu Sehat, s ilahkan  masuk  dulu tuk berobat, karena nyawa lebih penting.  Besoknya bisa di proses  dan sudah di  caper oleh dinas kesehatan ,” kata Wiwiek Hilwiyah Arief.
Lebih  lanjut  kata WHA  sapaan  akrap ibu dari empat  putri ini memaparkan, terkait KSB  yang diterima  warga Jakasampurna  sebanyak 1,200 KSB.  Jika  warga  yang akan berobat  ke RS ada kendala, ia menyarankan untuk segera menghubunginya kapan pun.

“Kartu Sehat ini berlaku di 36 RS, apa lagi  saat   ini Pemkot  Bekasi sengaja membangun RSUD  khusus  paru dan khusus  warga urang  mampu yang memiliki KSB, di Proyek Bekasi Timur.  Dalam waktu dekat akan diresmikan untuk mempermudah pelayanan kesahatan kepada masyarakat  agar tidak perlu antri lagi di RSUD  lama,” bebernya,
Menurutnya, sudah banyak  warga  Kota Bekasi yang menggunakan  KSB terbut  untuk berobat ke RS.

“Jika Allah menghendaki  bapak  Rahmat Effendi  maju dan terpilih kembali  menjadi Walikota Bekasi priode  kedua, maka KSB tersebut  akan diperpanjangmasa berlakunya untuk melayani kesehaN. (RED)