Header Ads

HARI PERTAMA MASUK KELAS DIWARNAI REBUTAN BANGKU


 Tambun Utara - Wajah Bekasi , Karena kekurangan ruang kelas siswa kelas satu di bekasi terpaksa berdesakan dengan kaka kelas satu dan kelas lima kondisi ruangan mulai padat lantara Para orang tua murid ikut mengantar anak nya ke ruang kelas pihak sekolah mengakui Proses belajar mengajar di sekolahnya kutrang maksimal lantaran kekurangan ruang kelas.

Ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri Sriamur 05 Mendadak ramai di penuhi siswa baru dan siswa yang lama senin pagi 18/06, Kondisi ruangan mendadak panas akibat banyaknya orang tua masuk kedalam ruangan agar anaknya bisa mendapatkan bangku belajar.

Sementara puluhan siswa kelas tiga dan kelas lima yang seharusnya masuk jam pelajaran jam sepuluh dan pukul satu siang turut masuk ruangan untuk mendapatkan bangku belajar Sayanmgnya bangku sekolah sudah di kuasai pihak kelas satu yang di bantu oleh orang tua mereka Sehingga siswa kelas tiga dan kelas lima  Hanya bisa berdiri di dalam ruangan kelas menambah kepadatan  di dalam ruangan kelas sejumlah orang tua siswa Menyatakan sempat terjadi  perebutan bangku siswa  saaat siswa baru dan siswa kelas tiga masuk ke dalam ruangan secara bersamaan
 
Ruhyati salah seorang orang tua murid mengatakan ‘tadi pagi-pagi kesini nyariin bangku buagt anak saya dia kan baru masuk ya  ya tadi sempet berebut juga dengan kakak kelasnya’

Siti khodijah selaku kepala sekolah SDN sriamur 05 mengatakan ‘ ya ini kan hari pertama ya kita akomodir dulu biar masuk kelas  kalau bangku kita yang nentuin soalnya semua orang tua maunya anaknya di depan,  nanti kita rolling kebetulan kita kekurangan ruang kelas ya makanya kita bagi tiga shif untuk kelas satu dan dua pagi keluar jam sepulu selanjutnya kelas dua dan tiga masuk jam sepuluh hingga jam satu dilanjut shif tiga kelas lima dan enam masuk jam satu   memang tiak optimal ya sangat menggangu proses belajar mengajar  kita maunya ada penambahan ruangan biar belajr mengajar anak lebi maksimal dan nyaman  kita sich sering ngajuin menambahan ruang kelas tapi tau lah sussah kurang ada dukungan pemerintah ‘(red)