Header Ads

KONGKOW BARENG ANGGOTA DPR RI F PKS DAN AWAK MEDIA SOROTI PELECEHAN ANAK

BEKASI BARAT Wajah Bekasi -Lantaran maraknya tindak pelecehan dan kekerasan terhadap anak di Indonesia, Mahfudz Abdurahman anggota DPR-RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) adakan kegiatan bersama  kongkow bareng media dengan tema stop kekerasan dan pelecehan pada anak yang bertempat di salah satu Rumah Makan di bilangan kranji, Kota Bekasi, Minggu (5/6).
Hadir dalam acara tersebut, Ariyanto anggota DPRD Kota Bekasi komisi A dari fraksi PKS, serta Rina dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bekasi.
Mahfudz Abdurahman anggota DPR-RI dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dalam kegiatan kongkow bareng media dengan tema stop kekerasan dan pelecehan terhadap anak  mengatakan, kongkow kita kali ini tentunya untuk dapat diperhatikan oleh semua pihak, terutama pengawasan orang tua terhadap anak, dan acaravini sekaligus untuk menyambung tali silaturahmi antara media dengan legislatif.
"Kongkow bareng media dengan tema stop kekerasan dan pelecehan terhadap anak sengaja kami lakukan, lantaran masih banyaknya kejahatan anak, kami berharap dengan dipublikasikannya kegiatan ini oleh para jurnalis tentunya dapat meminimalisir kejadian tersebut, khususnya di bekasi kota, "terangnya.
Untuk diketahui, bahwa kami bersama eksekutif telah mengesahkan Undang Undang terhadap hukuman bagi pelaku tindak kekerasan dan pelecehan pada anak, dari mulai kebiri, pemasangan alat deteksi, hingga ancaman hukuman mati.
"Pada dasarnya perhatian orang tua-lah yang paling diperlukan, agar anak terhindar dari tindak kekerasan dan pelecehan, baru setelah itu kepedulian masyarakat sekitar, "ungkapnya.
Sementara Rina pihak KPAI Kota Bekasi mengatakan, banyaknya perlakuan kekerasan terhadap anak karena kurangnya perhatian orang terdekat, khususnya orang tua.
"Biasanya kejadian kekerasan terhadap anak terjadi dilingkungan yang memang kondisi lingkungannya sepi, disini sangat diperlukan perhatian khusus baik dari orang tua serta orang-orang yang ada disekitaran lingkungan, agar peduli terhadap keamanan anak, "ujarnya.(Moel)