Header Ads

Masa depan bangsa ada di anak kita

Wajah Bekasi - Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Provinsi Jawa Barat Dr Hj Netty Prasetyani Heryawan MSi mengajak para para orang tua berkomitmen dan membangun tekad kuat untuk membina generasi muda. Netty menganggap hal itu perlu dilakukan, karena anak adalah masa depan.

”Kepada mereka kita akan menitipkan masa depan bangsa. Untuk itu mendidik anak dengan kasih sayang dan cinta perlu dilakukan karena selama ini laporan yang diterima P2TP2A didominasi kekerasan terhadap anak dan kekerasan seksual,” terang istri Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan tersebut.

Hj Netty menjelaskan, mendidik anak tidak bisa mendadak, tetapi harus dipelajari. Dia mengklasifikasikan tiga jenis orangtua, yakni orangtua nyasar, orangtua bayar dan orangtua sadar.

”Orangtua nyasar yaitu yang kebetulan dijodohkan. Tidak sengaja dan kecelakaan. Mereka tidak mau belajar dan bertanggung jawab. Ini bisa menjadikan anaknya sebagai objek kekerasan,” paparnya.

Sementara orangtua bayar, kata dia, merupakan orangtua yang melibatkan pihak ketiga untuk membina karakter dan akhlak anaknya. Orangtua yang mengandalkan sekolah, les, dan pengajian tanpa turut serta membina di rumah.

”Orangtua yang sadar adalah mereka yang menyadari bahwa anak adalah titipan, amanah, investasi dunia akhirat. Dan, percaya anak-anaknya akan menyelamatkan orangtua di masa depan,” ujarnya.

Hj Netty berpesan kepada para peserta agar menjadi orangtua yang memberi arahan, pilihan dan alasan dengan memberikan ruang untuk memilih masa depan sesuai dengan potensi mereka.

“Jadi jangan melarang tanpa diberi penjelasan. Dan jangan melarang mereka menentukan pilihan. Mari kasihi anak dengan sepenuh hati, bukan sesuka hati,” tegasnya.(red)