Header Ads

Bekasi Darurat HIV Dan Napza




Kota Bekasi - Wajah Bekasi . Memiliki jiwa sosial tinggi yang terbentuk dari lingkungan dan dukungan orang tua, mengantarkan darmawan menjadi penggiat yayasan yang berfokus pada pelayanan bagi korban penyalahgunaan narkoba dan HIV/AIDS.  Pada saat itu, pengguna narkoba sedang berkembang pesat. Banyak anak muda di lingkungan sekitarnya yang terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika, obat psikotropika, dan zat adiktif lain (Napza).

Sampai saat ini, Yayasan rumah sebaya sudah menangani ratusan pecandu narkoba dan penderita HIV/AIDS di kota bekasi , yayasan ini sudah mempekerjakan 60 pengurus yang semuanya di bekasi
Pasien di yayasan rintisannya ini berasal dari beragam latar belakang, mulai kalangan bahwa, menengah, hingga kalangan atas. Untuk kalangan menengah atas, yayasan ini tidak mematok biaya .

Sayang, ia merasa kesulitan dalam  perputaran dana yang dikelola yayasan ini untuk menggerakkan yayasan ini. Hanya saja, darmawan  tak pernah membayangkan akan mengurusi para pecandu narkoba.. 
Mahfudz Abdurahman Anggota DPR RI dalam kunjungan RESES nya di yayasan teman sebaya mengatakan " Keterlibatan dengan para pencandu dan orang dengan HIV/AIDS (ODHA) membuat darmawan harus selalu bersyukur akan makna hidup. Apalagi, jika menghadapi pasien yang sudah tidak mampu mempertahankan hidup karena telanjur kronis. "Paling sedih kalau mereka tidak bisa bertahan hidup," tuturnya, untuk itu saya mensufort kepada kawan-kawan di yayasan rumah sebaya ini agar jangan patah semangat dalam mengurusi saudara-saudara kita yang mengalami permasalahan ini.

Ke depan, darmawan menggandeng mahfudz abdurahman akan menggalang dana dengan membuka stand di car friday untuk menjual sticker yang mana hasil penjualan sticker tersebut untuk kebutuhan di yayasan rumah sebaya,   Dia juga berharap Yayasan sebaya  ini bisa terus bertekad mengantarkan kembali para pecandu narkoba dan penderita HIV/AIDS pada kehidupan yang wajar.
Yayasan ini juga diharapkan bisa menjadi kekuatan bersama untuk menangkal bahaya penyalahgunaan narkoba dan virus HIV/AIDS di Indonesia.(red)