Header Ads

Eman Kades Sriamur " saya cuma pasrah"

Wajah Bekasi - KepalaDesa Sriamur, Eman Sulaiman, mengatakan telah mengantisipasi dampak longsor bantaran Kali Bekasi sebelum kejadian Sabtu (27/2/2016) yang menghanyutkan 10 rumah dari dua RW.
"Kita sudah antisipasi kalau tempat itu rawan longsor. Tapi mau bagaimana lagi, terpaksa, soalnya sudah tidak ada tempat lagi," tukasnya, Senin (29/2/2016).
Ia mengatakan telah berupaya ke Kementrian Pekerjaan Umum (PU) untuk mengajukan tiang pancang atau paku bumi agar bantaran kali menjadi kuat.
"Kan bertahap. Untuk wilayah Sriamur kita ajukan tiang pancang sudah berjalan (tahun, red) kemarin dapat 539 meter, tahun ini 800 (meter) lebih. Untuk alokasikan 2017, itu usaha kita lagi untuk ajukan ke pusat. Alhamdulillah ada hasilnya," katanya.
Sebanyak 10 rumah dari RT 001 RW 04 Kampung Turi dan RT 004 RW 05 Kampung Gabus Pabrik hanyut akibat bantaran Kali Bekasi longsor pada Jumat (27/2/2016) dan Sabtu (28/2/2016). (Red)