Header Ads

2 Rumah Tergerus Air di Tambun Utara

Wajah Bekasi - Tambun Utara , Sebanyak 10 rumah dari dua rukun tetangga (RT) di bantaran Kali Bekasi, Kampung Turi dan Kampung Gabus Pabrik, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, hanyut akibat tanah di bantaran Kali Bekasi longsor.

Dari 10 rumah, 7 rumah berada di wilayah RT 004 RW 05 dan 3 rumah dari RT 001 RW 04. Sebanyak 12 kepala keluarga (KK) menjadi korban. Salah satu korban Nur Hasanah (62)di RT 004 RW 05, menuturkan, sejak pukul 16.00 WIB volume air di Kali Bekasi meningkat pesat dan mencapai puncaknya pada 00.00 WIB.

"Air dari kali naik 2 meter sampai ke rumah. Belajar dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya, saya suruh anak-anak mindahin barang ke luar dan ngebongkar rumah. Soalnya saya pikir ini pasti amblas tanah," jelasnya kepada Wajah Bekasi, Senin (29/2/2016).

Akibat hal itu, Nur Hasanah, harus kembali kehilangan setengah dari bagian rumahnya. Beberapa rumah di bantaran Kali Bekasi adalah semipermanen. Ketika tanah mulai labil saat debit air bertambah, warga langsung membongkar bagoan rumahnya untuk dibangun di atas tanah yang masih aman.

Sementara itu, Ketua RT 001 RW 04, Inal Hamda, menuturkan, kerugian akibat longsor di wilayahnya diperkirakan mencapai Rp120 juta. Sebanyak 4 KK harus membongkar ulang rumahnya dan kehilangan beberapa harta benda.

"Saya udah lapor ke desa, kecamatan, tapi sampai sekarang belum ada bantuan. Dari 2002 total yang longsor udah 23 di RT saya, sama sekarang jadi 26," katanya.

Ketua RT 004 RW 05, Nyamin, mengatakan 7 rumah di wilayahnya rusak oleh tanah longsor, sebanyak 8 KK menjadi korban. Kerugian diperkirakan mencapai ratusan juta.

"Mereka sekarang yang masih ada sisa tanah, ya ngebangun lagi tapi yang amblas total, ya terpaksa ngungsi di rumah keluarga mereka," jelasnya.

Pantauan Wajah Bekasi di lokasi, sejumlah korban masih mengumpulkan material sisa-sisa rumah yang hanyut untuk dibangun kembali di atas sisa tanah.(red)