Header Ads

Rakorda PKS Untuk Kota Bekasi Yang Lebih Baik


Wajah Bekasi – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKS Kota Bekasi terus melakukan konsolidasi partai dengan melaksanakan rapat koordinasi daerah (Rakorda). Dalam pembahasan rapat yang dibuka oleh Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, diputuskan akan ada penajaman 30 program kerja strategis yang bakal dilaksanakan di Kota Bekasi.
“Sebelumnya sudah ada pergantian pimpinan DPD PKS Kota Bekasi dan pelantikan. Selanjutnya ada Rakorwil. DPD PKS mendapat amanah 30 program kegiatan strategis dan menjadi 403 kegiatan. Ada 14 bidang dan bagian sudah menghimpun dan menyusun dan akan disosialisasikan kepada pengurus PKS di tingkat kecamatan dan kelurahan,” kata Ketua DPD PKS Kota Bekasi, Hery Koeswara kepada awak media disela Rakorda di Hotel Merapi Merbabu, Rawalumbu, Minggu (21/2).
Adapun program yang diamanahkan diantaranya, training orientasi partai, rekruitmen dua juta kader, program pusat hikmat PKS dan program penguatan peran perempuan dan ketahanan keluarga, yang seluruhnya dalam rangka berhikmat untuk rakyat.
Menurutnya, Rakorda PKS Kota Bekasi merupakan ajang kebulatan tekad seluruh jajaran pengurus dari tingkat DPD, DPC hingga ke DPRa (Dewan Pengurus Ranting) serta seluruh kader, untuk bersama-sama bekerja melayani masyarakat Kota Bekasi.
“Dan yang terpenting, PKS akan bersinergis dengan seluruh elemen masyarakat, demi mewujudkan Kota Bekasi yang maju, sejahtera dan ihsan sebagaimana visi misinya,” paparnya.
Lanjut Hery, Rakorda PKS turut merumuskan target-target dari setiap bidang, termasuk target dan strategi umum pemenangan Pilkada, Pileg dan Pilpres. Diharapkan setiap kader dapat mengetahui dan memahami apa yang ditekankan dalam terget tersebut, untuk selanjutnya melakukan kerja yang optimal. Sementara untuk target kemenangan Pilkada, PKS menargetkan Kabupaten Bekasi, Cimahi dan Tasik.
“DPW sudah mengusulkan 3 calon dan akan mengukur uji publik secara umum. Mereka adalah Mohammad Nuh, Hasanudin dan Samsul Fallaq yang ketiganya merupakan aspirasi kader,” bebernya.
Menyadari pentingnya membangun kerjasama dengan para stakholder dalam membangun Kota Bekasi, termasuk di dalamnya partai politik (parpol), ia pun menegaskan, PKS Kota Bekasi siap berkoordinasi dan berkonsolidasi dengan seluruh elemen pembangunan di Kota Bekasi.
“Saat ini PKS meneguhkan kemenangan dalam Pilwakot tahun 2018 dan optimis meraih pencapaian suara sebanyak 20 persen di Pemilu Legislatif 2019 mendatang. Kami juga berkomitmen mengawal pasangan PAS (Pepen Ahmad Syaikhu) hingga tuntas,”  ungkapnya.
Salah satu rumusan yang akan dioptimalisasikan oleh PKS Kota dalam Rakorda, kata Heri adalah peningkatan jumlah kursi di DPRD Kota Bekasi dalam Pemilihan Legislatif 2019 nanti, melihat kondisi politik serta semangatnya para kader disetiap wilayah bukan tidak mungkin PKS Kota akan meraih 26 persen dari total kursi yang ada di DPRD Kota Bekasi yang berjumlah 50 kursi.
“Dan, untuk mencapai angka 26 persen kursi di DPRD atau setara dengan 13 kursi, PKS Kota akan melakukan proses pencalegan dini. Banyaknya kader potensial yang dimiliki PKS Kota Bekasi di setiap kecamatan akan kita maksimalkan untuk mendorong agar setiap tokoh dan kader yang nantinya akan ditugaskan oleh partai agar mulai melakukan pendekatan dengan masyarakat sejak saat ini.”pungkasnya.
Sekadar diinformasikan, Hadir dalam Rakorda pengurus DPW PKS Jawa Barat Nur Supriyanto. Selain itu hadir juga tokoh politik lainnya di Kota Bekasi seperti Sudirman dari PDIP, Ibnu Hajar Tanjung (Gerindra), Winoto (Hanura), Sholihin (PPP), Tatur Duata (PAN), Sodikin (Demokrat), Muhammad Dian (Gerindra) dan Ahmad Ustuchry (PKB).(red)