Header Ads

Mahasiswa Kepung Kejari Bekasi

 PMII Kepung Kejari Cikarang. CIKARANG PUSAT- Wajah Bekasi ,Kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Cikarang dalam mengusut tuntas bergagai kasus duguaan korupsi di Kabupaten Bekasi dikiritik puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) PC Kabupaten Bekasi, kemarin (13/1). Pantauan Wajah Bekasi, massa PMII ini mulai aksi sejak pukul 10.30 di depan pintu masuk Kantor Kejari Cikarang. Mereka datang membawa berbagai atribut aksi. seperti kertas karton bertuliskan Gedung Islamic Center Terbengkalai Jadi Sarang Jablay, Tangkap Dalang dalam Mega Proyek di Kabupaten Bekasi, dan lain sebagainya. Tak hanya itu, massa juga membawa spanduk besar bertuliskan Tangkap Koruptor, Usut Tuntas Kasus Korupsi di Kabupaten Bekasi. Mereka juga membawa keranda dengan kain warna putih yang diartikan massa sebagai matinya pengusutan kasus korupsi. dalam aksi itu, massa sempat mengaji bersama membacakan surat Yasin. Kemudian membakar keranda itu dan melempar bangunan Kantor Kejari dengan beberapa telur busuk. "Kami sebagai masyarakat Kabupaten Bekasi menuntut pihak Kejaksaan mengusut tuntas berbagai kasus korupsi yang hingga hari ini tak kunjung tuntas pengungkapannya," ujar Korlap Aksi, Fajar Chaidir yang ditemui Reaksi disela-sela aksi. Terang dia, berbagai kasus dugaan korupsi yang belum tuntas itu antara lain kasus Pembangunan Islamic Center di Desa Srimahi Kecamatan Tambun Utara dengan anggaran sekitar Rp 60 miliar, pengadaan incenerator untuk seluruh Puskesmas se-Kabupaten Bekasi dengan anggaran sekitar Rp 2 miliar dan lain sebagainya. "Banyaknya kasus korupsi itu tak mampu diusut tuntas secara optimal oleh Kejaksaan hingga saat ini. Sehingga berdampak pada lemahnya wibawa hukum," terangnya. "Pergantian pimpinan Kejaksaan telah dilakukan berkali-kali. Tapi tak berdampak optimal pada pengusutan kasus-kasus korupsi itu. Maka dengan aksi kali ini diharapkan Kepala Kejari yang baru dapat bekerja optimal dalam mengusut kasus-kasus korupsi hingga ke akar-akarnya," sambungnya. Sedangkan teriakan massa yang menyatakan Kejari Cikarang Banci, tandas dia diartikan bahwa Kejari kurang berani mengusut tuntas berbagai kasus korupsi itu. "Maksudnya banci itu tidak berani. Sebab hari ini Kejari belum berani mengusut tuntas. Mungkin ada main? kita berfikir seperti itu. Harapan kita kedepannya Kejari meningkatkan kinerjanya agar kasus korupsi terungkap tuntas," jelasnya.(red)