Header Ads

RATUSAN WARGA TARUMAJAYA DAN BABELAN ADAKAN AKSI TOLAK PENANAMAN PIPA PGN



WAJAH BEKASI, Tarumajaya: Sejumlah Ratusan massa yang terdiri dari pemuda yang berkonpoi menamakan Forum Komunikasi Masyarakat Tarumajaya (FK-Mata) gelar aksi unjuk rasa dengan iring-iringan kendaraan bermotor, Ahad (20/9). Dengan membawa replika pipa gas.

 Aksi gabungan masyarakat Tarumajaya dan Babelan ini dimulai dari Desa Segara Makmur hingga lapangan bola Pasar Mas, Desa Muara Bakti, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Mereka menuntut dialihkan penanaman pipa gas PT Perusahaan Gas Negara (PGN) ke jalur lain. “Jangan rusak persaudaraan kami, jangan adu domba kami, tanamkan rasa damai dan kenyamanan yang kami butuhkan, uang bukan segalanya untuk membangun negeri,” teriak ratusan massa tersebut. 

 Mereka menilai, proyek penanaman pipa gas PT PGN di jalur badan jalan terkesan sangat dipaksakan, kendati tidak sesuai dengan aturan yang ditetapkan dalam Surat Keputusan Menteri Pertambangan dan Energi Nomor 300.K/38/M.PE/1997. Bahkan, kata mereka, salah seorang pakar pipa terbaik Indonesia pernah mengatakan bahwa penanaman pipa gas transmisi ukuran pipa 24 ins dengan tekanan 49 bar, wajib memiliki jalur sendiri.


Syamsuri salah seorang kordinator aksi mengatakan " gerakan ini kami lakukan bersama-sama untuk menyampaikan aspirasi kami sebagai warga tarumajaya dan babelan dalam menyikapi pembangunan penanaman pipa gas transmisi yang indikasinya tidak berpihak kepada masyarakat, hal ini adalah penegasan dari kami yang menolak keras penanaman pipa tersebut yang memakan badan jalan serta melalui pemukiman penduduk yang akan nantinya membawa mala petaka bagi kampung kami " ungkapnya pada wajah bekasi.com. (red)