Header Ads

4 PILAR MPR PERLU UNTUK ANAK BANGSA




PONDOK GEDE, WAJAH BEKASI - Salah satu solusi menjawab krisis moral yang terjadi di Indonesia saat ini  adalah, melalui penguatan pendidikan kewarganegaraan. Maka dari itu, Anggota komisi V DPR RI  Mahfudz Abdurahman terus mengingatkan kepada masyarakat Kota Bekasi, khsusnya bagi umat muslim pentingnya mengimplementasikan 4 Pilar MPR-RI  untuk menjaga kesatuan bangsa dan negara.

"Kita sebagai muslim yang mayoritas 90  persen adalah warga negara Indonesia adalah owner bangsa .  Pilar itu ibaratkan seperti tiang untuk penopang, sehingga bangunan itu akan bertahan lama jika ada pondasi yang kokoh. Namun demikian,jika manusia hakekatnya tidak memiliki pilar/pondasi itu,lama kelamaan akan rapuh bahkan roboh seperti bangunan," ungkap Mahfudz Abdurahman kepada Wajah Bekasi,Sabtu (4/7).

Menurut pria yang slalu akrap dipanggil Ustad ini, Pendidikan 4 pilar tersebut jika diimplementasikan akan  memperkokoh karakter bangsa, dimana warga negara dituntut lebih mandiri, tanggung jawab, dan mampu menghadapi era globalisasi melalui transmisi 4 pilar. Ada empat pendekatan untuk menjaga empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Keempat pendekatan tersebut yaitu pendekatan kultural, edukatif, hukum, dan struktural, dibutuhkan karena saat ini pemahaman generasi muda terhadap 4 pilar MPR kebangsaan menipis. Saat ini di negeri sendiri sangat memprihatinkan, pada sisi diisi dengan dinamika kepentingan  politik,"paparnya.


Lebih lanjut dikatakan Ustad Mahfudz, Pendekatan kultural adalah dengan memperkenalkan lebih mendalam tentang budaya dan kearifan lokal kepada generasi muda.  Pendekatan edukatif perlu karena saat ini sangat marak aksi kriminal yang dilakukan generasi muda, seperti tawuran, pencurian, bahkan pembunuhan. Kebanyakan aksi tersebut terjadi saat remaja berada di luar sekolah maupun di luar rumah.


" Oleh sebab itu perlu ada pendidikan di antara kedua lembaga ini. Di rumah kelakuannya baik, di sekolah juga baik. Namun ketika di antara dua tempat tersebut, kadang remaja berbuat hal negatif. Ini yang sangat disayangkan. Orangtua harus mencarikan wadah yang tepat bagi anaknya untuk memaknai empat pilar kebangsaan semisal lewat kegiatan di Pramuka,"tuturnya.

Pendekatan yang terakhir adalah pendekatan struktural. Keempat pilar ini perlu terus diingatkan oleh pejabat di seluruh tingkat. Mulai dari Ketua Rukun Tetangga, Rukun Warga, kepala desa, camat, lurah sampai bupati/wali kota hingga gubernur.

"Keempat Pilar Berbangsa dan Bernegara, kewajiban bagi semua anggota Komisi V DPR RI untuk terus diimplemtasikan dalam keseharian.
Dengan demikian mendapat pemahaman hidup berkebangsaan dan bernegaraan.Pandangan saya, sebagai orang muslim para pejabat, orangtua dan masyarakat lainnya harus lebih pancasilais. Karena sesungguhnya,pancasila itu kesepakatan kelompok untuk orang indonesia,"pungkasnya.

4 Pilar MPR yaitu ;

1 - Pancasila Sebagai Dasar Negara dan Pandangan Hidup Bangsa Indonesia Yaitu :

2 - Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia (UUD RI) Tahun 1945. Sebagai Landasan Hukum Untuk Mengembangkan Kemampuan dan Membentuk Watak Serta Peradaban Bangsa yang Bermartabat, dalam Rangka Mencerdaskan Kehidupan Bangsa.

3 - Negara Kesatuan Republik Indonesi (NKRI) Sebagai kesatuan bangsa Melalui Satu Sistem Pendidikan Nasional Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang pada akhirnya dapat mewujudkan sikap dan perilaku Bela Negara yang dilandasi Wawasan Kebangsaan.

4  - Bhineka Tunggal Ika untuk mewujudkannya  Kehidupan Bermasyarakat, berbangsa dan Bernegara Di dalam kehidupan berbangsa disekeliling kita terdapat agama, suku, ras, kesenian, adat, bahasa, dan lain sebagainya namun tetap satu kesatuan yang sebangsa dan setanah air.
"Kita berbeda-beda agama, suku,Ras, tetapi kita ini  sama. Karena di Indonesia ini ada berbeda-beda  bahasa juga harus saling menghormati.
Dengan demikian, maka akan mempermudah tugas pemerintah untuk mempercerpat penyebarluasan tentang pentingnya 4 pilar kebangsaan dijaga dan terus diimplemtasikan oleh masyarakat."tuturnya. ( red)