Header Ads

THM Masih Beroperasi di Bulan Ramadhan: Bupati Minta Satpol PP Bertindak Tegas


CIKARANG PUSAT-Wajah Bekai ,  Bupati Neneng Hasanah Yasin kesal, sebab surat edaran bupati selama bulan ramadhan masih banyak tidak digubris oleh para pengusaha terutama pengusaha hiburan malam, bahkan ia secara tegas meminta satpol PP untuk segera melakukan penindakan tegas.
"Kurang ajar memang, masa masalah gini aja saya harus turun langsung, coba nanti satpol PP biar secepatnya bertindak,"katanya.

Bahkan Neneng dengan nada kesal, mengancam kepada oknum dinas terkait yang diduga ikut membekingi kegiatan THM akan diberi tindakan tegas, dan meminta jajaran dinas terkait untuk evaluasi kembali berbagai perijinan yang ada kalau perlu ditutup permanen selamanya bila memang dilapangan masih banyak yang bandel tidak mematuhi seruan ataupun aturan sehingga dianggap telah meresahkan masyarakat.

"Kalau sudah diperingati, ditindak juga tidak ada respon ya sudah tutup saja sekalian,"katanya.
Sementara itu menurut Seketaris ICMI Kabupaten Bekasi, Iyon Junaedi, dengan kejadian banyaknya THM dan sejenisnya masih beroperasi dibulan ramadhan untuk ditindak tegas oleh pemda bekasi justru sebelum ada aturan yang jelas mengenai perijinan THM harusnya semua tampa pandang bulu ditutup secara permanen bukan hanya dibulan ramadhan saja.

"Inilah akibat tidak adanya ketegasan dari pemda bekasi, seharusnya bukan hanya bulan ramadhan saja THM harus ditutup, karena aturannya aja kebanyakan pake ijin restoran,"katanya.
Bahkan ia mengkhawatirkan jika ormas islam sudah bergerak sendiri akibat lemahnya pengawasan dan juga tidak adanya tindakan tegas dari pemda bekasi terhadap keberadaan THM yang dibulan Ramadhan ternyata masih beroperasi.

"Jangan sampai Ormas Islam semua turun jalan ikut menertibkan, kalau meihat kondisi sekarang pemda bekasi dan intansi terkait sendiri seolah tutup mata,"katanya.(red)