Header Ads

TARUMAJAYA DAMBAKAN TPU

Tarumajaya krisis TPUTARUMAJAYA, WAJAH BEKASI -Ironis, dengan jumlah penduduk sekitar 12ribu di Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, tidak memiliki Tempat Pemakaman Umum (TPU)

Supardi (45), warga setempat, mengatakan, bahwa kami sangat kesulitan untuk memakamkan warga yang meninggal, kami berharap pemerintah Kabupaten Bekasi jangan tutup mata, lahan TPU harus segera disediakan.
  
"Kalo kami punya lahan luas, pastinya bisa makamin di tanah kami, kalo lahannya kaga ada, masa warga yang meninggal harus memakamkan ke wilayah DKI", "ungkapnya.


Sementara, Kepala Desa Segara Makmur, H.Agus Sopyan, kepada wajahbekasi.com, membenarkan, atas keluhan warganya, lebih lanjut dikatakan dia, diwilayahnya belum tersedianya lahan Tempat Pemakaman Umum (TPU).

"Jangankan wilayah Desa, wilayah Kecamatan Tarumajaya pun belum memiliki TPU, atau bisa dibilang krisis Tempat Pemakaman Umum". "jelasnya.

Menurutnya, wilayah Desa Segara Makmur ini adalah wilayah batas Kabupaten Bekasi dengan DKI Djakarta, miris rasanya wilayah perbatasan ini tidak memiliki TPU, jangan sampai wilayah perbatasan ini, menginduk ke wilayah DKI Djakarta". "paparnya.

Meskinya Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini Dinas Pertamanan, Pemakaman, dan Penerangan Jalan Umum, Kabupaten Bekasi, segera menyediakan lahan TPU untuk warga yang berada di wilayah Kecamatan Tarumajaya.

"Hampir 80% warga di wilayah Kecamatan Tarumajaya beragama islam pak, jadi sudah seharusnya lahan TPU untuk warga disiapkan oleh pemerintah, sedangkan lahan fasos fasum perumahan diserahkan ke pemerintah, sementara pemerintah tidak menyediakan lahan untuk TPU untuk warga", "ungkapnya.

Dia menambahkan, adapun lahan pemakaman yang ada di Tarumajaya itu, rata-rata adalah lahan milik keluarga, kalau orang meninggal di bakar sih tidak masalah untuk tidak disediakannya lahan TPU, tapi kan disini mayoritas muslim, rata-rata lahan pemakaman yang ada di sini, adalah lahan milik pribadi warga" tambahnya.(are)