Header Ads

TARUMAJAYA DARURAT TPU

Taruma Jaya, Wajah Bekasi - Mudahnya pihak Pemerintah Daerah memberikan ijin untuk pengembang perumahan di Kabupaten Bekasi. Mendapatkan persoalan tersendiri yang harus segera dicarikan penyelesaian permasalahannya.

Seperti diketahui, pihak pengembang perumahan diwajibkan menyediakan lahan untuk pemakaman sebesar 2 persen dari total luas lahan yang dipergunakan oleh pengembang. Namun aturan tersebut, sepertinya kurang mendapatkan perhatian dan syarat yang benar-benar harus dipatuhi.

“Hingga saat ini, kita tidak tahu. Dimana lahan untuk pemakaman yang disediakan oleh pengembang perumahan.” Kata H. Agus Sopian, Kepala Desa Segara Makmur.
Untuk memenuhi ketersediaan lahan pemakaman untuk penduduk Segara Makmur yang telah mencapai empat belas ribu jiwa. Kepala Desa berencana menggunakan Tanah Kas Desa (TKD) Jaka Sampurna yang berada di wilayah Desa Segara Makmur.

“Sekarangkan Jaka Sampurna sudah menjadi kelurahan. Logikanya TKD nya sudah menjadi tanah milik Negara. Karena TKD untuk menggaji para pegawai desa. Dengan Jaka Sampurna sudah menjadi kelurahan, tentunya gaji pegawai kelurahan ditanggung oleh Negara.” Jelas Agus Sopian kepada bekasikab.go.id disela-sela acara Safari Ramadhan Bupati Bekasi, dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin, dimasjid Al-Muttaqien, Segara Makmur. Senin (22/6).

Diakui oleh Agus Sopian, dirinya belum melakukan surat menyurat kepada pihak terkait tentang rencana untuk menjadikan TKD Jaka Sampurna menjadi lahan pemakaman umum. Luas lahan TKD itu sendiri, kurang lebih seluas dua belas ribu meter persegi.

“Untuk itu kami membutuhkan media untuk pengawalan rencana tersebut. Karena ini masalah kemanusiaan.” Tegas H. Agus Sopian HT, SE.(red)