Header Ads

GEDONG JUANG TAMBUN BUKAN SARANG SETAN




WAJAHBEKASI.COM - Tim Cagar Budaya yang telah melaporkan Salah Satu TV Swasta kepihak KPI terkait siaran langsung The Blusukan yang menampilkan kemistisan Gedung Juang yang diperagakan oleh Raffi Ahmad dan Tya Ariestya pada 1 Mar 2015 lalu menuai kecaman Budayan dan Masyarakat Bekasi.

Budayawan sekaligus Tim Cagar Budaya Kabupaten Bekasi Ali Anwar menilai Salah satu TV Swasta sangat tidak sangat akademis, karena. Gedung Juang bukan barang mitos dan tidak ada mistis di Gedung Juang tersebut. Tapi tiba-tiba kita lagi memperjuangkannya ditampilkan oleh pihak luar mistisnya yang secara tidak irasional.

"Itu kan Gedung Juang, Gedung Juang itu kan real Sejarah sekaligus Benda Cagar Budaya. Tapi tiba-tiba pihak luar menayangkannya secara tidak irasional," jelasnya saat berbincang dengan WAJAHBEKASI.COM, Selasa (10/3).

Penayangan acara terbuat akan berdampak kepada pelemahan iman dan akan menjadikan seseorang menjadi musyrik. "Kita gak mau ajaran Kyai-kyai kita terdahulu, supaya kita meninggalkan kemusrikan, tiba-tiba muncul oleh tayangan yang tidak irasional," ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, penayangan tersebut telah menyakitkan Tim Cagar Budaya dan masyarakat Bekasi. Penayangan tersebut pun belum mendapatkan izin dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

"Gedung Juang tersebut kan punya Pemkab Bekasi, seharusnya mereka izin dahulu ke Pemkab Bekasi terkait penayangan tersebut sesuai prosedur, " tegasnya

Sedangkan menurut Undang-undang Cagar Budaya itu jelas, segala sesuatu yang memanfaatkan dan mempublikasikan secara unsur mistis, kata dia, harus ada persejuan khusus. (red)